Tampilkan postingan dengan label kaki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kaki. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Desember 2013


KOTA BHARU – Kira-kira 160 orang kurang upaya (OKU) di negeri ini menerima sumbangan kaki palsu bernilai RM600,000 daripada Persatuan Pendidikan Akhlak Che Leng Khor Kelantan.

Persatuan itu dengan kerjasama Pertubuhan Kaki Palsu di bawah naungan ‘Princess Mother Thailand’ menganjurkan kempen Pemasangan Kaki Palsu Secara Percuma selama enam hari bermula hari ini.

Seorang penerima Anak Cha Wit, 56, berkata sumbangan itu meringankan beban keluarganya selain memberi keselesaan kepadanya.

Zulfadzliza Ibrahim, 29, ibu empat anak pula lega kerana sumbangan itu membolehkannya menggantikan kedua-dua kaki palsunya yang rosak.

Sementara itu, pengerusi persatuan Datuk Tan Kim Keah berkata kempen itu diadakan bagi membantu golongan kurang bernasib baik dengan menjemput kira-kira 200 sukarelawan untuk memberi perkhidmatan kepada OKU di negeri ini.

“Sukarelawan terdiri daripada pegawai perubatan kumpulan perubatan sokongan dan juruteknik bersama kenderaan bergerak ke negeri ini untuk memberi perkhidmatan pemasangan kaki palsu secara percuma,” katanya. – BERNAMA

Selasa, 26 November 2013




Di Jakarta yang penuh dengan kendaraan bermotor roda dua, roda tiga dan roda empat adalah neraka bagi pejalan kaki. Tak jarang kendaraan itu mencari jalan pintas untuk menembus kemacetan seperti naik ke trotoar yang membuat pejalan kaki harus beradu otot. Namun Anda mungkin tak akan menemukan hal seperti itu di 7 kota ini.



7 Kota Paling Ramah Bagi Pejalan Kaki


1.Florence, ITALIA
Florence, Italia


Kota ini dinilai sebagai salah satu kota yang paling ramah bagi pejalan kaki karena kendaraan bermotor relatif tidak ada. Maklum, di Florence banyak situs warisan dunia yang ditetapkan UNESCO dan harus dilindungi, sehingga banyak lokasi tidak boleh dilalui oleh kendaraan bermotor.

Dengan bangunan-bangunan bergaya Rennaisance, di antara jalanan-jalanan sempit beralaskan bebatuan besar, lapangan terbuka yang lebar dan jembatan-jembatan tua yang membentang di atas Sungai Arno menyuguhkan pemandangan bak nirwana bagi para pejalan kaki. Apalagi, tidak menghirup asap knalpot kendaraan bermotor.



2.Venesia, ITALIA
2.Venesia, ITALIA


Venesia dikenal sebagai kota terapung karena di kota ini transportasi utama menggunakan perahu gondola yang menyusuri kanal-kanal. Sama sekali tak ada kendaraan bermotor di sini. Karena itu Venesia juga menjadi kota ekstrem yang ramah pejalan kaki.

Warga kota ini sudah mempertahankan kondisinya selama berabad-abad tahun lalu, bepergian dengan kapal dan berjalan kaki. Dengan berjalan kaki, Anda bisa menjangkau lapangan (piazza) yang tersembunyi, juga mungkin menemukan toko dan restoran yahud namun belum terlalu dikenal.



3.New York, USA
3.New York, USA


Memang, kota dengan julukan Big Apple ini merupakan salah satu kota tersibuk di dunia karena menjadi detak jantung bisnis dan finansial AS. Namun ternyata New York City (NYC) masih enak bila dijelajahi dengan berjalan kaki.
Ukuran trotoar yang lebar, jaringan transportasi massal seperti kereta bawah tanah alias subway cukup memadai. Coba saja berjalan-jalan di Times Square yang dipenuhi panggung teater Broadway dan butik-butik mahal. Semua itu bisa dijangkau dengan berjalan kaki.





4.Paris, France
4.Paris, France


5.Barcelona, Spain
5.Barcelona, Spain




6.Hong kong
6.Hong kong




7.Melbourne, Australia
7.Melbourne, Australia


Kota kedua terpadat di Australia setelah Sydney ini merupakan surga bagi pejalan kaki. Jaringan angkutan umum mulai dari trem, kereta dan bus. Belum lagi jaringan trotoar untuk pejalan kaki dan jaringan jalur sepeda. Tak perlu khawatir akan berbagi atau berserempetan dengan kendaraan bermotor.

Sepertinya berbeda jauh banget dgn di Jakarta, tak jarang kendaraan itu mencari jalan pintas untuk menembus kemacetan seperti naik ke trotoar yang membuat pejalan kaki harus beradu otot.



sumber

Tag : 7 Kota Paling Ramah Bagi Pejalan Kaki
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!